Aktivis PERM-MMAI: “Kejaksaan Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dinas Kesehatan”

Tanjung Balai (SMS) Kamis (7/02) Aktivis PERM-MMAI melakukan aksi unjuk rasa didepan Kantor Dinas Kesehatan Kota Tanjung Balai. Dalam aksinya aktivis PERM-MMAI meminta kejaksaan untuk mengusut tuntas dugaan Korupsi  di Dinas Kesehatan Tanjung Balai.

Hal ini didasari adanya Hasil Audit LHP BPK RI T. A 2017 terkait dugaan mark-up  pengadaan alat bedah kedokteran di RSUD T. Mansyur Kota Tanjung Balai.

Aksi yang diketuai oleh M. Ryanda Panjaitan berkahir sekira pukul 15.00 Wib dengan tidak ada satu pegawaipun dari Dinas Kesehatan yang mau berjumpa dengan para aktivis agar mengklarifikasi hal terkait hasil audit LHP BPK RI T. A 2017.

Hal ini menjadi menambah kecurigaan bahwa ada aroma Korupsi di Dinas Kesehatan Tanjung Balai dan belum terungkap.

M.Ryanda menuturkan kepada media Selaku Ketua Aktivis PERM-MMAI “kami meminta pihak KAJARI segera memeriksa dan usut tuntas Kadis DINKES Burhan, terkait Temuan BPK RI T. A 2017 Tentang anggaran belanja alat bedah kedokteran di RSUD T. MANSYUR Kota Tanjungbalai.  Yang di duga mark up karena tidak sesuai dengan kontrak pengerjaan yang ada” tegasnya.

Tambahnya lagi Di akhir penyampaian Korlap M. RYANDA Panjaitan kepada wartawan bahwa mereka akan datang lagi dengan membawa masa lebih banyak dan menyampaikan hasil temuan lembaga ini kepada Aparatur Penegak Hukum. (Eko S)

Tinggalkan Balasan