BRANTAS: Aksi Tuntut Walikota Copot Kabag Umum Pemko Tanjung Balai

Tanjung Balai(SMS)- Lembaga Barisan Anti Penindasan/BRANTAS Kota Tanjung Balai melakukan aksi demo di Kantor Walikota Tanjung Balai menuntut kepada Walikota untuk segera mencopot Kabag Umum kota Tanjung Balai pada kamis tanggal 7 febuari 2019.

Hal ini di suarakan kepada Walikota di karenakan telah diduga terjadi penyalah gunaan anggaran dalam beberapa item/kegiatan fiktif dan mark-up yang tidak sesuai dengan DPA,yang di duga bermuara pada kegiatan korupsi, kolusi, nepotisme yang semakin memperkuat dugaan dengan ketidak transparansi pihak KABAG UMUM Kota Tanjung Balai.

Juga diduga dengan sengaja Pemko Tanjung Balai mentutupi tutupi agar akar dari permasalahan tidak di ketahui oleh seluruh Masyarakat kota Tanjung Balai dengan tidak di gubrisnya permintaan klarifikasi yang di minta.

Martin Lase SH selaku ketua dari lebaga berantas Menuturkan Kepada awak Media “Maka Dari itu kami dari lembaga Barisan Rakyat Anti Penindasan/BRANTAS Tanjung Balai-Asahan Menyatakan Sikap” meminta serta Mendesak Walikota Tanjung Balai untuk mencopot dan mengevaluasi Kembali jabatan Kepala Bagian Umum Kota Tanjung Balai dan Oknum-oknum yang terlibat.

Karena tidak layak serta diduga sebagai aktor intelektual atas indikasi/dugaan korupsi dan penyalahgunaan keuangan negara/daerah kota tanjung balai dari tahun 2017 yang telah menjadi temuan lembaga kami.

“Serata meminta dan mendesak DPRD Kota Tanjung Balai untuk memanggil Kepala Bagian Umum Kota Tanjung Balai dan oknum-oknum yang terlibat juga meminta aparat penegak hukum di kota Tanjung Balai kejaksaan negeri kota Tanjung Balai untuk segera melakukan prososes hukum kepada Kepala Bagian umum dan oknum-oknum yang terlibat” pungkas Ketua BRANTAS. (Eko S)

 

Tinggalkan Balasan