Giat Sosialisasi Relawan KPU Kota Tanjung Balai Kepada Kaum Marjinal

Tanjung Balai (SMS) – Basis Relawan Demokrasi KPU Kota Tanjung Balai yang terdiri Dari Eko setiawan, Marhamah, Rahmad Fauzi, Novi, Melakukan giat sosialisasi terhadap Masyarakat Kaum Pemilih Pemuda Dan Kaum Pemilih Marjinal Rabu sore 06/02/2019 di Food Card lapangan Sultan Abdul Jalil Kota Tanjung Balai.

Pada Dasarnya KPU Kota Tanjung Balai Membentuk Relawan Demokrasi ini Membantu KPU Dalam Menekan Angka Golput Terhadap Masyarakat Di Kota Tanjung Balai.

Juga menjelaskan kepada masyarakat yang masih memiliki tingkat kesadaran dalam menggunakan hak pilihnya pada 17 april mendatang dalam pesta demokrasi, memberikan pengetahuan jumlah surat suara, warna surat suara, ukuran surat suara, cara untuk pindah memilih.

Saat Melakukan Giat sosisalisi Tim Relasi KPU Kota Tanjung Balai, tim Masih banyak menemukan masyarakat yang minim pemahaman tentang cara memilih hingga berniat tidak menggunakan hak pilihnya 17 april mendatang, juga ada mengatakan kalau tidak ada uang dari calon-calon legislatif mereka tidak akan memilih dan juga tidak tahu tanggal dan bulan untuk Melakukan pemilihan, juga ada yang mengatakan sebut saja Bapak Unen seorang tukang becak “KTP saya Hilang bagaimana saya mau memilih?”.

Masyarakat sudah terbuai dalam money politik dalam pesta demokrasi tahun ini, Saat Di konfirmasi awak media Marhamah selaku Ketua Tim Basis Relawan demokrasi menuturkan

“kami dari Relawan Demokrasi KPU kota Tanjungbalai Bertujuan Untuk meningkatkan Kesadaran masyarakat betapa penting nya suara mereka dalam menentukan nasib negeri ini kedepan nya, juga menghindari Politik Uang, Jangan mau di bayar 100 ribu kita gadaikan nasib kota dan negeri ini, kita sama-sama berharap jadilah pemilih yang cerdas, marilah kita guna kan Hak suara kita Dengan Pilihan Hati Nurani kita sendiri, karena pemilih berdaulat Negara Kuat.” Kata Kan Tidak Pada Golput”.Tutup katua Tim Relasi.

Sebagai penyambung lidah KPU Relawan Demokrasi sangat berperan penting dalam mensukeskan Pemilihan Uumum di kota Tanjung Balai karena satu suara bisa menentukan nasib Negeri Ini. (Eko S)

Tinggalkan Balasan