Paska OTT Ketum PPP (Romy), Ini Kata Kader Bawah

Medan (SMS) – Apa yang telah terjadi pada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 5 tahun terakhir ini menjadi problema tersendiri bagi para kader PPP di Indonesia. Mulai dari tersandungnya ketua umum yang periode lalu (SDA) sampai dengan saat ini (Romy) terkait masalah hukum yang sama-sama di tangani oleh KPK.

Salah seorang kader PPP yang berada di salah satu kepengurusan PAC di Medan Sumatera Utara yang tidak mau disebutkan namanya akhirnya angkat bicara (Kamis, 21/3).

“Saya secara pribadi selaku kader bawah PPP memang sangat sedih apa yang telah terjadi yang menimpa PPP yang merupakan partai yang saya masukin dalam berkarir politik. Saya sedih dan sangat terpukul, apa lagi paska penangkapan Romahurmozy (Romy) banyak statement yang keluar dari para tokoh nasional yang tersebar di beberapa media.

Bahkan statement tersebut keluar tidak perlu menunggu waktu lama. Tidak sampai 1 x 24 jam langsung keluar. Yang paling sedih dari statmen tersebut adalah, bahwa penangkapanan Ketum PPP (Romy) oleh KPK tidak mempengaruhi elektabilitas Jokowi. Bahkan sampai-sampai di bawa kedalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) dan ini keluar pula bahasanya dari tokoh nasional yang bukan pengurus PPP.

  1. Saya selaku kader bawah meminta para petinggi partai untuk sadar, bahwa para petinggi sudah menikmati materi, marwah dan kedudukan dari PPP jadi besarkanlah Partai berdasarkan AD/ART dan perduli akan nasib para kader dan simpatisan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
  2. Saya selaku kader bawah meminta para Tokoh Nasional di luar PPP jangan berkomentar apapun, apalagi hanya untuk mencari kepopuleran semata untuk dirinya sendiri tentang PPP.
  3. Saya selaku Kader Bawah meminta maaf kepada masyarakat, yang selama ini PPP partai islam bekerja secara syariat Islam yang selama ini saya dengungkan tetapi Petinggi Partainya tersandung kasus hukum dan itu karena saya selaku kader bawah tidak mengetahui sepak terjang petinggi partai yang mementingkan kekuasaan.
  4. Saya selaku kader bawah meminta para kader bawah untuk saling memahami situasi politik pada saat ini. Apakah kita harus berbicara individu atau bicara organisasi. Sebab penangkapan Romarhurmuzy selaku Ketum PPP saja, tidak mempengaruhi elektabilitas jokowi. Jadi apalah artinya juga saya selaku kader bawah PPP, sudah pasti tidak ada sama sekalinya mempengaruhi elektabilitas jokowi.
  5. Sampai saat ini saya hanya bangga memakai baju PPP karena didadanya ada lambang Ka’bah agar saya selalu ingat kemana kiblat saya.

(Sumber: kader bawah /red)

Tinggalkan Balasan