Oknum Kades Somolomolo Malah Ngamuk Ke Warga dan Oknum PLN 

Nias (SMS) – Tepat bagai pepatah “sepintar apapun menyembunyikan hal Busuk tetap tercium baunya”

Demikian halnya dengan sejumlah meteran warga sebanyak 57 calon pelanggan PLN di desa Somolomolo Kecamatan Somolomolo Kabupaten Nias yang diurus melalui oknum Kades berinisial FL pada bulan Desember 2018 lalu hingga saat ini bulan April 2019 juga tak kunjung tiba.

Kekhawatiran warga desa Somolomolo itu akhirnya terjawab setelah 22 Keluarga warga lainnya melakukan pengurusan meteran baru langsung di Kantor PLN Cabang Gunungsitoli, dalam waktu seminggu lamanya meteran PLN sebanyak 22 pelanggan itu telah tiba dilokasi dan siap untuk dilakukan pemasangan.

Sementara 57 meteran yang diurus melalui Oknum Kades tersebut sejak bulan Desember 2018 ternyata belum terdaftar di Kantor PLN.

Hal itu terungkap ketika warga  mempertanyakan langsung kepada petugas PLN dilapangan mengenai 57 meteran yang diuruskan melalui oknum Kades FL,  oleh petugas PLN menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada permohonan meteran yang diajukan oleh warga Somolomolo di Kantor PLN Gunungsitoli kecuali meteran sejumlah 22 pelanggan yang barusan akan dilakukan pemasangan.

Namun penjelasan petugas PLN itu kepada warga dilokasi tidak mendapat respon baik dari warga, justru oknum Kades Somolomolo mengajak warga untuk menganiaya petugas PLN yang hendak melakukan pemasangan meteran dengan cara menampar petugas PLN disusul dengan pukulan tinju oleh rekan-rekan oknum Kades yang sengaja mendatangi lokasi pemasangan meteran di Somolomolo pada hari Sabtu 6/4/2019 baru-baru ini.

Tak terima melihat kejadian itu, salah seorang warga Somolomolo bernama Berkat P Lawolo berusaha menengahkan situasi, namun untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, Berkat Lawolo justru mendapat bentakan dari sang Kades disusul perintah kepada rekannya untuk segera melakukan pemukulan, untung Berkat Lawolo langsung memilih lari jika terlambat sedikit saja maka diduga pisau milik rekan Kades akan menembus tubuh Berkat Lawolo.

Tak cukup tenaga Berkat Lawolo menghindar, sempat terjatuh mengakibatkan lengan bagian siku dan Lututnya terluka, berikut Adroid miliknya terjatuh dan tidak ditemukan sampai berita ini diturunkan.

Tindakan oknum Kades Somolomolo berinisial FL ini telah dilaporkan ke Polsek Gido dan sedang diproses.

Sebelumnya beredar informasi bahwa 57 warga yang melakukan pengurusan meteran PLN sejak bulan Desember 2018 tadi melalui Kadesnya telah mendesak percepatan pemasangan Meteran, namun dengan berbagai alasan Kades hanya selalu meminta warganya untuk bersabar, sementara 22 warga lainnya yang barusan melakukan pengurusan langsung di Kantor PLN  Meterannya sudah tiba, diduga karena kedoknya ketahuan belum meneruskan permohonan meteran warga dan merasa malu menjadi pemicu tindakan kekerasan oknum Kades Somolomolo FL terhadap Petugas PLN dan wargannya, weleh-weleh-weleh memalukan…..

Seorang Kepala Desa seharusnya mengayomi bukan menganiaya, kata seorang warga Desa Somolomolo. (7/4/2019) (redi/Andi)

Tinggalkan Balasan