Iklan KPU Di Terbitkan Tapi Dana Tidak Cair, Beberapa Media On Line Kecewa

Medan (SMS) –  Perihal anggaran dana iklan media online yang sudah dianggarkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumatera Utara  sebesar Rp.150 Juta untuk iklan yang dimuat di media online sedari Tanggal 10/04/2019 sampai dengan 16/04/2019 dicurigai pilih kasih. Pasalnya, KPUD Sumut mencairkan dana iklan hanya dikeluarkan sebagian media saja. Hingga sedari pagi, Selasa (16/04/2019), para awak media yang menunggu pencairan dana iklan kecewa setelah salah satu persyaratan ada yang kurang.

Awak media yang kecewa tersebut terpaksa pulang setelah iklan yang sudah terbit tidak bisa dicairkan lantaran perihal tersebut diatas. Namun, Pantauan awak media ini dan beberapa rekannya sungguh mengejutkan, beberapa media yang juga tidak bisa melengkapi berkas yang diminta, dapat mengklaim dana iklan tersebut. Dari situ dapat dilihat, bahwa KPU Sumut melakukan tebang pilih soal dana anggaran Iklan untuk media online.

Sementara itu, Ketua KPUD Sumut Yulhasni saat dikonfirmasi Media Buser.co melalui hp selullernya menyebutkan, bahwa beliau tidak mencampuri urusan tersebut.

“Tidak ada urusan saya soal itu, semua itu sudah diserahkan oleh bagian keuangan berinisial A, jumpai aja langsung kebagian keuangan,” ucapnya melalui hp sellularnya disaksikan awak media lainnya termasuk awak media suarmediasumut.com(red)

Kemudian, sesuai arahan Ketua KPU Yulhasni, beberapa awak media beranjak pergi keruangan keuangan tersebut dan mengkonfirmasi berinisial A.

” Bukan saya lagi bang yang menangani ini, itu yang gemuk itu orangnya yang menangani soal ini,” sebutnya.

Awak media pun langsung menyambangi Pria yang ditunjuk diketahui berinisial “N” dan “T” dan langsung menanyakan perihal pengklaiman dana iklan media dibeberapa media tanpa berkas yang lengkap.

“Kalau gak ada ijin Kominfonya bisa minta rekomendasi dari SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) bang, baru bisa dicairkan, yang beberapa media itu ada surat rekomendasi dari SMSI, urus aja bg,” pengakuan N dihadapan awak media.

Lalu, rekannya berinisial T terkesan membuang badan perihal yang dikatakan N dihadapan awak media.

“Mereka itu dalam pengurusan rekom SMSI, tapi disini saya tidak ada mencairkan dana iklan kalau berkas yang diminta tidak lengkap, itu sudah dituangkan dalam rapat yang lalu,”ucapnya.

Ketua SMSI Jul Tanjung saat dikonfirmasi awak media ini membantah perihal rekomendasi tersebut.

“Nggak ada diperlukan rekomendasi dari SMSI dek karena SMSI bukan bagian struktur KPU maupun infokom melainkan organisasi setaraf dengan PWI, AJI, SPS dan lainnya sehingga tidak diperlukan adanya rekomendasi dari SMSI dalam kaitan pencairan keuangan negara”,ujarnya.

Tak merasa puas, beberapa awak media pun mengkonfirmasi Kepala bagian tekhnis KPU, Harry Darma Putra menyebutkan, akan mengecek media mana saja yang sudah mengklaim tanpa berkas yang lengkap.

“Saya kan tidak ada ditempat, jadi saya gak tau, saya akan cek masalah itu dibagian keuangan. Kalau ijin dari Kominfo tidak ada, bisa direkomendasikan dari SMSI, tapi kalau tidak ada bisa juga surat rekomendasi pengurusan dari Kominfo baru bisa diklaim,” tuturnya kepada awak media melalui hp sellularnya. (red)

Tinggalkan Balasan